Sahuleka dan Lumoly Susul Welmy ke Semifinal Tinju PON Papua, Tibalimeten Terhenti

oleh -33 views

satuambon.com – Dua petinju Maluku yakni yakni Novi Sahuleka di kelas 48-52 kg dan Yulius Lumoly kelas 52-56 kg berhasil mengalahkan lawannya dengan skor telak pada cabor tinju PON XX 2021 Papua, Jumat (8/10/2021).

Dengan demikian, Novi Sahuleka dan Julius Lumoly maju ke semifinal menyusul petinju putri, Welmy Pariama yang sehari sebelumnya sudah lolos duluan.

Dalam pertarungan yang berlangsung di GOR Cendrawasih Jayapura, Novi Sahuleka tampil semangat dan terus mendikte lawannya yang mantan petinju PPLP Maluku dan kini membela Papua Barat, Felix Giovanno Hengtsz.

Hasil penilaian lima hakim, Novi dinyatakan unggul mutlak dengan skor 4-1 atas partai “perang saudara” tersebut.

Di semifinal nanti, Novi ketemu unggulan di kelas layang yakni Aldom Sugoro dari DKI. Aldom lolos setelah kalahkan Rahul Buamona dari Maluku Utara.

“Ramai nanti partai semifinal Novi lawan Aldom yang adalah petinju Pelatnas. Tapi Novi juga sudah berpengalaman di arena nasional. Kita berharap Novi bisa semangat, jaga kondisi dan lolos ke final,” jelas Wakil Ketua Pertina Maluku, Ongky Nanulaitta dari Jayapura kepada media ini.

Dalam pertarungan lain, Yulius Lumoly yang bertanding di kelas 52-56 kg, juga sukses mematahkan perlawanan lawannya petinju Sumatera Utara (Sumut), Abu Sofyan.

Yulius dinyatakan menang angka telak dengan skor 5-0 oleh lima hakim yang bertugas di kelas tersebut.

Pada babak semifinal nanti, Yulius Lumoly yang juga punya banyak pengalaman nasional, akan berhadapan lawan petinju NTT Lucky Mirah. Lucky lolos karena menang tipis 3-2 atas petinju Jill Mandagie dari DKI.

Sementara itu, petinju Maluku lainnya Buce Tibalemetan di kelas 64-69 kg harus terhenti langkahnya dan gagal lolos ke babak semifinal.

Buce boleh dibilang kecolongan saat melawan Sarohatua Lumbantobing dari Sumatera Utara (Sumut). Karena di ronde pertama keasyikan jual beli pukulan, kurang kontrol pertahanan akhirnya terkena pukulan upper cut lawan di bagian rusuk.

“Buce sudah main maksimal. Namun dia kecolongan dan terkena pukulan di rusuk akhirnya tak bisa lanjutkan pertarungan;” ujar pelatih Matheos Lewaherila, yang merupakan mantan petinju Indonesia di SEA Games dan juara kejuaraan internasional President Cup 1989 ini.

Selain Matheos Lewaherila, satu pelatih Maluku lainnya yang mendampingi para petinju yakni Agus Titaley.

Sebelumnya, satu-satunya petinju putri Maluku yang ikut PON Papua ini, Welmy Pariama di kelas 60-64 kg sudah lolos ke babak semifinal setelah kalahkan lawannya di babak penyisihan.

Petinju putri andalan Maluku yang merupakan juara PON 2012 dan PON 2016 lalu itu, menang telak 5-0 atas lawannya petinju DKI, Retno Apris Lestianings.

Dengan hasil tersebut, Welmy melangkah ke semifinal. Di babak 4 Besar tersebut, nona Kamariang Seram Barat ini akan menghadapi Yamina Babingga dari Papua Barat.

Peluang Welmy untuk bikin “hattrick” emas makin terbuka. Lantaran lawan beratnya di kelasnya yang sama-sama pernah wakili Indonesia di even internasional, Imaculata M. Loda dari NTT sudah kalah angka oleh Salomina Yerisitouw dari Papua.

“Kami mohon dukungan dan doa restu masyarakat Maluku untuk perjuangan para petinju di semifinal nanti,” ungkap Wakil Ketua Pertina Maluku, Ongky Nanulaitta. (novi pinontoan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.